Ini adalah sebuah teori ilmiah yang sangat dahsyat. Dahsyat bagi saya, tidak tahu bagi kamu. Pertanyaan awalnya adalah, mengapa saat kita berkendara motor, kecenderungannya adalah kita selalu ingin menyalip kendaraan di depan kita yang kita rasa berjalan lambat?
Yeah, I know i'm not really good in carrying this topic, but, heumm.. let's talk about it. Saya berpikir, apa alasannya kita ingin menyalip orang saat berkendara motor? Bahkan saat kita tidak sedang terburu-buru, kita pun sering menyalip
Berdasarkan pengalaman serta pendapat saya, ternyata masing-masing orang memiliki tingkat kenyamanan berbeda-beda dalam berkendara motor. Mungkin, saya sebagai anak muda, baru merasa nyaman ketika sanggup menggeber motor saya hingga kecepatan 70-80 km/jam. Sebelum kecepatan itu terpenuhi, saya akan terus menyalip orang di depan saya saat ada kesempatan. Namun, ketika kecepatan itu telah berhasil saya capai, maka kalaupun ada orang yang menyalip, tidak masalah. Berbeda dengan ibu saya yang ketika naik mobil pun, kecepatan nyaman bagi beliau adalah 60 km/jam.
Lain lagi. Mengapa banyak mahasiswa pintar
Pemikiran ini terus membawa imajinasi saya kepada masalah yang lebih besar : Korupsi. Mungkin, tingkat kepuasan orang-orang dalam memiliki harta pun berbeda-beda. Bagi para koruptor, mungkin mereka belum puas jika belum memiliki sejumlah uang. Milyaran? Trilyunan? Whatever. Mungkin hal ini yang menyebabkan mereka akan melakukan segala cara demi mencapai tigkat kenyamanan memiliki harta sesuai dengan yang mereka inginkan. Berarti, para koruptor tidak akan berhenti korupsi hingga mereka puas dengan harta yang telah ditimbunnya. Jadi, sampai kapan?
Apa sebenarnya yang membuat hal ini begitu beragam? Mengapa setiap manusia berbeda-beda? Ternyata banyak faktor yang kita semua juga sudah pasti tahu seperti faktor lingkungan, pergaulan, bla bla bla.. Apapun itu, ada faktor lain yang saya pikir cukup signifikan pengaruhnya. Apa? Faktor itu adalah kebiasaan. Yeah, I know you know. However, just think about it! Thanks.
-don't bet our children with bad habits in hope that someday, they will know which is right or wrong by themselves-



1 comments:
-don't bet our children with bad habits in hope that someday, they will know which is right or wrong by themselves-
Pertanyaannya,
bagaimana mengubah kebiasaan buruk itu?
Apalagi dengan keadaan diri kita yang lahir di tengah-tengahnya...
Post a Comment