jelas memang sebagai mahasiswa Fasilkom, saya tidak ahli dalam masalah sosial. bukan ranahnya. tapi apa salahnya ketika saya berjuang lewat sebuah ajang kompetisi debat yang memaksa saya untuk menguras wawasan sempit ini untuk terlihat "luas"? tidak ada masalah.
terkadang, saya sering berpikir mengenai "salah jurusan", atau hal-hal lain yang anti-fasilkom. bukan saya saja, pasti banyak orang lain diluar sana yang juga berpikiran sama. pikiran atau lebih tepatnya perasaan salah jurusan itu datang dan tenggelam. terlalu banyak contoh dan alasan kuat yang membuat saya tetap bertahan di fasilkom. dan sedikit alasan untuk membuat saya hengkang. kebanyakan memang hanya alasan emosi sesaat tanpa melihat lebih jauh.
ada satu pelajaran berharga yang saya dapat ketika kemarin mengikuti olimpiade debat bahasa indonesia. apa yang saya rasakan saat itu adalah: "banyak orang diluar fasilkom yang sebenarnya menginginkan suatu perbedaan dari apa yang sering kita claim sebagai mahasiswa kutu buku, introvert, is fasilkom". pelajaran emas. ketika muncul sejumlah orang fasilkom yang mengambil jatah keilmuan mereka (ranah sosial misalnya), meskipun tidak dapat dipungkiri akan segala keterbatasan kami (saya) untuk membahasanya, mereka tertantang untuk mengalahkan kami. itu intinya! banyak orang diluar sana yang menganggap remeh kami. tapi, sejauh ini kami dapat membuktikan akan , yah, paling tidak, kami mengikuti berita. senangnya menjadi mahasiswa Fasilkom UI.
berbicara fasilkom, sekali lagi, tidak ada kesalahan bagi saya berkuliah di sana. ini adalah sebuah keputusan yang tepat dan berharga. kembali lagi, ada hal-hal prinsipil yang membuat saya selalu kerasan berada di sini. pertama, sumber daya manusia IT indonesia masih sangat minim. hal ini merupakan jaminan masa depan bagi saya meskipun tidak secara langsung. tetapi tunggu dulu, tidak principil ya? haha.. ada alasan lain, yakni banyak kawan-kawan IT yang tidak peduli dengan urusan politik. banyak kawan-kawan IT yang hanya bergelut pada wilayah teknis tanpa melihat latar belakang suatu hal yang akan atau sedang kita kerjakan. mungkin, kita tidak akan banyak berpikir atas alasan apa kita membuat suatu project? ada apa di balik itu?
selain itu, alasan lain adalah sudah terlalu banyak lulusan sosial yang dihasilkan Indonesia. terlalu banyak orang cerdas yang mengatur bangsa ini. tetapi, ada satu hal kronis yang tidak dipahami oleh para lulusan sosial itu, orang-orang pengambil kebijakan Idonesia: "kemjuan teknologi". sederhana saja, bukan?
terlalu abstrak untuk dijelaskan disini. terlalu kompleks pula apa yang saya pikirkan mengenai apa yang saya tulis di atas. tetapi, semoga bermanfaat
terkadang, saya sering berpikir mengenai "salah jurusan", atau hal-hal lain yang anti-fasilkom. bukan saya saja, pasti banyak orang lain diluar sana yang juga berpikiran sama. pikiran atau lebih tepatnya perasaan salah jurusan itu datang dan tenggelam. terlalu banyak contoh dan alasan kuat yang membuat saya tetap bertahan di fasilkom. dan sedikit alasan untuk membuat saya hengkang. kebanyakan memang hanya alasan emosi sesaat tanpa melihat lebih jauh.
ada satu pelajaran berharga yang saya dapat ketika kemarin mengikuti olimpiade debat bahasa indonesia. apa yang saya rasakan saat itu adalah: "banyak orang diluar fasilkom yang sebenarnya menginginkan suatu perbedaan dari apa yang sering kita claim sebagai mahasiswa kutu buku, introvert, is fasilkom". pelajaran emas. ketika muncul sejumlah orang fasilkom yang mengambil jatah keilmuan mereka (ranah sosial misalnya), meskipun tidak dapat dipungkiri akan segala keterbatasan kami (saya) untuk membahasanya, mereka tertantang untuk mengalahkan kami. itu intinya! banyak orang diluar sana yang menganggap remeh kami. tapi, sejauh ini kami dapat membuktikan akan , yah, paling tidak, kami mengikuti berita. senangnya menjadi mahasiswa Fasilkom UI.
berbicara fasilkom, sekali lagi, tidak ada kesalahan bagi saya berkuliah di sana. ini adalah sebuah keputusan yang tepat dan berharga. kembali lagi, ada hal-hal prinsipil yang membuat saya selalu kerasan berada di sini. pertama, sumber daya manusia IT indonesia masih sangat minim. hal ini merupakan jaminan masa depan bagi saya meskipun tidak secara langsung. tetapi tunggu dulu, tidak principil ya? haha.. ada alasan lain, yakni banyak kawan-kawan IT yang tidak peduli dengan urusan politik. banyak kawan-kawan IT yang hanya bergelut pada wilayah teknis tanpa melihat latar belakang suatu hal yang akan atau sedang kita kerjakan. mungkin, kita tidak akan banyak berpikir atas alasan apa kita membuat suatu project? ada apa di balik itu?
selain itu, alasan lain adalah sudah terlalu banyak lulusan sosial yang dihasilkan Indonesia. terlalu banyak orang cerdas yang mengatur bangsa ini. tetapi, ada satu hal kronis yang tidak dipahami oleh para lulusan sosial itu, orang-orang pengambil kebijakan Idonesia: "kemjuan teknologi". sederhana saja, bukan?
terlalu abstrak untuk dijelaskan disini. terlalu kompleks pula apa yang saya pikirkan mengenai apa yang saya tulis di atas. tetapi, semoga bermanfaat



0 comments:
Post a Comment