Pages

Wednesday, October 19, 2011

Berkah lain Reshuffle

SBY Me-Reshuffle KIB II
Melihat Reshuffle Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II, pikiran saya sedikit terusik dengan beberapa dampak yang mungkin terjadi. Mungkin tidak terlalu ilmiah dan hanya didasarkan pada dugaan yang terbentuk melalui pengalaman saya selama ini. Lagipula pikiran saya ini lebih tepat dikatakan sebagai "berkah" dan bukannya "dampak" karena toh justru memang berdampak positif untuk beberapa pihak. Namun sebelum ke sana, saya berikan sedikit rangkuman tentang Resuffle kali ini, yang saya kutip dari kompas.com:


Menteri:
  1. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan: Marsekal TNI Purn Djoko Suyanto
  2. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian: Hatta Rajasa
  3. Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat: Agung Laksono
  4. Menteri Sekretaris Negara: Sudi Silalahi
  5. Menteri Dalam Negeri: Gamawan Fauzi
  6. Menteri Luar Negeri: Marty Natalegawa
  7. Menteri Pertahanan: Purnomo Yusgiantoro
  8. Menteri Hukum dan HAM: Amir Sjamsuddin (menggantikan Patrialis Akbar)
  9. Menteri Keuangan: Agus Martowardjojo
  10. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral: Jero Wacik (menggantikan Darwin Zahedy Saleh)
  11. Menteri Perindustrian: MS Hidayat
  12. Menteri Perdagangan: Gita Wirjawan (menggantikan Mari Elka Pangestu)
  13. Menteri Pertanian: Suswono
  14. Menteri Kehutanan: Zulkifli Hasan
  15. Menteri Perhubungan: EE Mangindaan (menggantikan Freddy Numberi)
  16. Menteri Kelautan dan Perikanan: Tjitjip Sutardjo (menggantikan Fadel Muhammad)
  17. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi: Muhaimin Iskandar
  18. Menteri Pekerjaan Umum: Djoko Kirmanto
  19. Menteri Kesehatan: Endang Rahayu Sedyaningsih
  20. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan: M Nuh
  21. Menteri Sosial: Salim Segaf Aljufrie
  22. Menteri Agama: Suryadharma Ali
  23. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Mari Elka Pangestu (menggantikan Jero Wacik)
  24. Menteri Komunikasi dan Informatika: Tifatul Sembiring
  25. Menneg Riset dan Teknologi: Gusti Mohammad Hatta (menggantikan Suharna Surapranata)
  26. Menteri Negara Urusan Koperasi dan UKM: Syarifudin Hasan
  27. Menneg Lingkungan Hidup: Beerth Kambuaya (menggantikan Gusti Moh Hatta)
  28. Menneg Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Linda Agum Gumelar
  29. Menneg Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Azwar Abubakar (menggantikan EE Mangindaan)
  30. Menneg Pembangunan Daerah Tertinggal: Helmy Faisal Zaini
  31. Menneg PPN/Kepala Bappenas: Armida Alisjahbana
  32. Menneg BUMN: Dahlan Iskan (menggantikan Mustafa Abubakar)
  33. Menneg Perumahan Rakyat: Djan Faridz (menggantikan Suharso Manoarfa)
  34. Menneg Pemuda dan Olahraga: Andi Mallarangeng

Pejabat Negara:

  1. Ketua Unit Kerja Presiden Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan: Kuntoro Mangkusubroto
  2. Kepala BIN (Badan Intelijen Negara): Letjen TNI Marciano Norman (menggantikan Jenderal Pol Purn Sutanto)
  3. Kepala BKPM Fuad Rahmany (menggantikan Gita Wiryawan).
Wakil Menteri:

  1. Wakil Menteri Pertahanan: Sjafrie Sjamsoeddin
  2. Wakil Menteri Perindustrian: Alex Retraubun
  3. Wakil Menteri Perhubungan: Bambang Susantono
  4. Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional: Lukita Dinarsyah Tuwo
  5. Wakil Menteri Keuangan: Anny Ratnawati
  6. Wakil Menteri Pekerjaan Umum: Hermanto Dardak


Calon Wakil Menteri:

  1. Wakil Menteri Pertanian: Rusman Heriawan.
  2. Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Kebudayaan: Wiendu Nuryanti
  3. Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan: Musliar Kasim
  4. Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Eko Prasodjo
  5. Wakil Menteri Keuangan: Mahendra Siregar (sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Perdagangan)
  6. Wakil Menteri Perdagangan: Bayu Krisnamurthi (sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian)
  7. Wakil Menteri BUMN: Mahmuddin Yasin (sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Kementerian BUMN)
  8. Wakil Menteri Kesehatan Ali Gufron
  9. Wakil Menteri Luar Negeri Wardana
  10. Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Sapta Nirwandar
  11. Wakil Menteri ESDM: Widjajono Partowidagdo
  12. Wakil Menteri Agama: Nasaruddin Umar
  13. Wakil Menteri Hukum dan HAM: Denny Indrayana

Well, langsung saja. Kalau kita lihat rangkuman di atas, untuk poin yang berwarna biru muda, berkah yang mungkin muncul diantaranya adalah berkah pencetakan stempel baru, papan nama menteri baru, pembuatan template footer surat menteri baru, cetak foto menteri baru, dan baju seragam menteri baru. Mungkin pernak pernik ini nilainya tidak terlalu besar. Let's count it! Diumpamakan minimum biaya keseluruhan pernak-pernik tersebut sekitar 5 juta untuk tiap poin, maka untuk 13 poin berwarna biru muda di atas, jumlah anggaran yang harus dialokasikan sekitar 5x13= 65juta. Angka yang tidak besar.

Lalu untuk poin yang berwarna hijau, terjadi perubahan nama serta fungsi 2 kementrian. Kementrian Pendidikan Nasional diganti dan digabungkan dengan fungsi Kebudayaan menjadi Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Sementara Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata diganti dan ditambahkan fungsi Ekonomi Kreatif menjadi Kementrian Pariwisata dan Ekonomi kreatif. Untuk kedua poin ini, berkah yang didapat berupa penggantian seluruh penamaan pada gedung-gedung maupun ruangan-ruangan kementrian bersangkutan, kendaraan dinas, kop surat, stempel, map, goody bag, logo kementrian, dan lain sebagainya. Jika satu kementrian mengalokasikan dana sebesar 3 Milyar (dengan perbandingan penggantian logo pertamina tempo lalu yang menghabiskan biaya 2 Milyar Rupiah), maka untuk 2 kementrian yang berwarna hijau muda di atas akan menghabiskan dana sekitar 6 Milyar hanya untuk biaya penggantian dan penyesuaian tersebut.


Jika digabungkan, maka akan keluar uang sekitar 6 Milyar 65 Juta Rupiah. Tentu angka ini akan sangat bermanfaat bagi pihak supplier langganan untuk kementrian yang melaksanakan perubahan ini. Mereka diantaranya adalah tukang fotokopi dan print, percetakan, dan juga penjahit. Lalu ditambah tukang reklame, material, serta desainer. Ini yang saya maksud dengan berkah karena dengan pergantian KIB II setidaknya dana +-6 Milyar 50juta ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat pelaku dunia ekonomi kecil dan menengah. Selamat Panen, supplier!

4 comments:

  1. Berkah banget mbah.
    Hidup kabinet baru.

    Mudah-mudahan itu ongkos gak kebuang percuma ya.

    eh tapi klo dipikir2
    tuker pinjem aja kali mbah seragamnya
    Sisanya benerin pake tipe-x

    ReplyDelete
  2. @fajar: jangan pake tipe-x jar, kasian kan lumayan juga buat penjahit kementrian, jar. heheee..

    ReplyDelete
  3. Kayak lagunya LMFAO.. Everyday I'm shufflin'...

    hehehee

    ReplyDelete